Wednesday, June 9, 2010

GEOGRAFI ATAU ILMU BUMI

BAB I
GEOGRAFI ATAU ILMU BUMI



1.1Pengertian Geografi
Secara harfiah kata geografi berasal dari geos (bumi) dan grafi (pelukisan). Eratosthenes menyatakan bahwa geografi lukisan tentang bumi. Menurutnya bumi adalah objek dan manusia adalah subyek. Manusia mempelajari tanaman,hewan,iklim,dan berbagai bentuk kegiatan hidup. Pada zaman Eratosthenes geografi mendeskripsikan apa yang dijumpai dipermukaan bumi misalnya sungai,gunung,hutan,gurun pasir,hewan,manusia serta pemkiman dan kegiatannya.
Sebagaimana ilmu-ilmu yang lain geografi telah mengalami perkembangan dari waktu ke waktu. Geografi telah berkembang tidak sekedar pada pendeskripsian apa yang dijumpai dimuka bumi,tetapi juga menjelaskan tentang hubungan kausal baik yang bersifat matematikal fisikal maupun kemikal,baik gejala dan proses alam,maupun gejala dan proses kehidupan. Proses kehidupan meliputi tumbuhan-tumbuhan hewan dan manusia. Dengan perkembangan tersebut geogreafi menjadi ilmu yang mandiri dengan obyek studi metodologi prinsip-prinsip dan konsep-konsep yang khas.
Gejala alam dan kehidupan yang dipelajari oleh geografi terjadi pada litosfer,hidrosfer atmosfer dan biosfer secara keseluruhan disebut gejala geosfer. Gejala geosfer dipelajari berkenaan dengan persebarannya dalam ruang (Spatialdistribution) dipermukaan bumi,terutama persamaan dan perbedaannya dalam hal jenis jumlah intensitas dan ciri-ciri lainnya,sehingga dalam geografi dipelajari hubungan timbal balik (resiprocal relationship) atau interaksi antara gejala geosfer satu dengan yang lainnya. Sebagai komponen dalam sistm lingkungan abaik dalam konteks ruangan (seluruh muka bumi) maupun dalam konteks kewilayahan (bagian dari permukaan bumi).


1.1Rumusan Masalah
Berdasarkan data-data yang ada,yang menjadi permasalahan dalam makalah ini adalah :
1.Bagaimana teori tentang terbentuknya bumi secara mendetail
2.Bagaiman komposisi susunan bumi lengkap dan bagaimana mekanisme bumi sebagai suatu sistem tertutup
3.Bagaimana perkembangan IPA dan teknologi penyediaan energi

1.2Tujuan Penulisan
1. Untuk mengetahui teori tentang terbentuknya bumi
2. Untuk mengetahui komposisi susunan bumi secara lengkap serta mekanisme bumi sebagai sistem tertutup.
3. Untuk mengetahui perkembangan IPA dan teknologi penyediaan air bersih





BAB II
PEMBAHASAN



2.1 Bumi
Sebuah planet dari sistem tata surya yang terdiri atas matahari, planet, satelit,asteorit,meteorit,dan komet. Sedangkan sistem tata surya kita ini adalah bagian dari sistem galaksi atau gugus bintang yang disebut dengan jalan susu atau bima sakti. Dialam semesta ini pasti terdapat adanya galaksi yang lain yang jumah lebih dari 100 juta dan rata-rata berjarak beberapa milyar meter tahun cahaya.
Dari hasil pengamatan spektrum cahaya bintang yang ternyata bergeser kearah bagian merah yang menunjukkan bahwa galaksi bergerak menjauhi pusat dengan kata lain unyvers atau alam semesta ini mengembang.
Bumi berbentuk bola dan bersifat padat gelap seperi planet-planet lain dan merupakan satelit matahari yang sampai kini dianggap satu-satunya benda langit yang keadaanya sangat baik untuk kehidupan mahluk,karena memiliki atmosfer (udara) berair serta temperaturnya siang dan malam baik untuk kehidupan mahluk.

2.2 Teori Terbentuknya Bumi

a.Menurut kant dan laplace
Dalam hipotesa,bumi itu terjadi dari pecahan gas yang terlepas dari matahari yang karena gaya sentrifugal berotasi sepanjang katulistiwa,kemudian terlepas berputar-putar dan mendingin,mula-mula berubah menjadi bola gas,menjadi bola cairan dan akhirnya menjadi bola padat yang gelap.









Gambar Terbentuknya Bumi

b.Menurut Chamberlaine Molten
Menurut teorinya yang dikenal dengna teori planet isimal adalah butiran buitran debu lembut yang dingin dengan garis tengah 0,005 – 0,008 mm. Sebuah kabut pilin itu terjadi dari palnetisimal yang saling tarik menarik lalu berlanggar-langgaran,bergesek-gesekan dan merapat menjadi benda-benda langit yang bulat,panas dan berpijar dan kemudian mendingin,akhirnya menyusut kembali menjadi bumi dan planet-planet lain.

2.3 Bumi Sebagai Sistem Tertutup.
Atmosfer adalah bagian geosfer yang berupa gas batas tertinggi sampai 1000 km tetapi sebagian gas (udara) hanya berada pada ketinggian 50 km. komponen utama dari udara adalah Nitrogen dan Argon mencapai jumlah 99,96% yang terdiri dari : Nitrogen,Oksigen,CO2 dan gas-gas mulia (Argon,Xenon) dll. Atmosfer terdiri atas tiga lapisan yaitu
1.Troposfer : 10 – 15 km
2.Stratosfer : 15 – 75 km
3.Diatas 75 km adalah lonosfer.

2.4 Susunan Komposisi Bumi Secara Lengkap
Dari hasil penelitian berat jenis yang berdasarkan Scismgraf dari gelombang gempa dan analisa meteorit dapat disimpulkan bahwa bumi tersusun atas tiga lapisan yaitu :

a Kerak bumi (litosfer)
b. Mantel bumi
c. Inti bumi dan inti bumi terbagi atas dua yaitu:
1.Inti luar yang berupa cair (fluida)
2.Inti dalam berupa zat padat
Komposisi bumi (geosfer) sebagai berikut:
Atmosfer tebal dalam kilometer (100) berkomposisi N2O2,H2O dan gas mulia.
Biosfer tebal dalam kilometer (0 - 11) mempunyai komposisi mahluk hidup beserta zat-zat organik.
Hidrosfer tebal daalm kilometer (3000) mempunyai komposisi H2O, garam-garam,Es,salju.
Mantel tebal dalam kilometer (3000) mempunyai komposisi silikat logam,Fe,Salju.
Inti tebal dalam kilometer (3500) mempunyai komposisi Ni,bagian luar molekul dan bagian dalam padat.
Lapisan litosfer bagian atas terutama mengandung unsur-unsur O.SI.AL. yang biasa disebut lapisan sial dan lapisan litosfer,dibagian bawah disebut sima karena mengandung unsur Mg,pada mantel bagian-bagian atas terdiri dari unsur-unsur antara lain Fe,Si,Mg,dll. Yang disebut lapisan Kropesima. Sedangkan mantel bagian bawah mengandung unsur-unsur Ni,dan Fe, yang disebut lapisan NiFe.










Gambar litosfer
a.Trofosfer
Kira-kira sampai 70 – 1 % bagian atmosfer berada dibagian troposfer. Gerak angin atau udara baik secara vertikal maupun horizontal yang terjadi menyebabkan perubahan kelembapan udara pada daerah troposfer. Kadar N2 dan O2 mesti cukup untuk kehidupan hanya kadar CO2 yang sering berubah-ubah, jika CO2 bertambah hingga dua kali lipat terdapat dalam alam maka terjadi kenaikan suhu hingga 40C. gas CO2 ini berfungsi untuk menahan pancaran matahari dari muka bumi tetapi dapat merusak gelombang pendek dari cahaya matahari.
b.Stratosfer
Dalam lingkungan ini terdapat udara yang bergerak mendatar sehingga terdapat kelembapan udara O. pada lapisan bawah suhu rendah tetapi lapisan tinggi terjadi kenaikan suhu. Pada ketinggian 25 km suhu minimal 20 0C pada ketinggian 40 km suhu 0 0C,dan pada ketinggian 70 km suhu mencapai 35 0C.
c.Lonosfer
Lapisan tertinggi ini biasanya mengabsorpsi radiasi matahari dan sinar kosmik,sehingga molekul udara dapat terionisasi,maka terbentuknya lapisan ionosfer yangberfungsi
a.Melindungi radiasi dari luar angkasa
b.Untuk pemantulan gelombang radio
Perubahan-perubahan dalam lapisan stratosfer dan ionosfer ini akan menyebabkan perubahan-perubahan medan listrik dan medan magnet bumi,oleh karena itu lapisan ini menjadi obyek penelitian terutama dalam meramalkan cuaca.
Biosfer adalah lingkungan hidup yang meliputi litosfer dan atmosfer serta hidrosfer,pada dasarnya dimana organisme hidup itu berada. Hidrosfer hampir 71 % dimuka bumi ini diisi oleh air dengan keadaan rata-rata 3,7 km termasuk juga palung laut.
Mantel sebuah lapisan yang mengandung logam-logam yang bersifat sulfida,inti merupakan lapisan yang mengandung inti luar dan inti dalam dapat berupa cairan maupun padat.


Kerak bumi (litasfer)
Kerak bumi disusun atas batuan-batuan dan batuan disusun oleh macam-macam mineral. Mineral adalah unsur atau senyawa anorganik yang umumnya bersifat kristal dan terdapat dibumi.
Tiga macam zat yanmg menyusun kerak bumi yaitu :
Unsur bebas : yang terdapat dalam bumi adalah Emas,Platina,Perak,sedikit tembaga dan karbon dalam bentuk granit dan intan. Unsur-unsur secara komersial biologi kurang penting
Senyawa biner : dalam bentuk oksigen dan sulfida dari logam-logam misalnya Fe2O3,AL2O2,ZnS,inti juga dalam kehidupan sehari-hari sangat dibutuhkan,tetapi dalam biologi kurang penting. Kwarsa atau silikat (SiO2) yang memunyai komponen utama dari bantuan
Senyawa lebih komplek :
Batu kapur (CaCO3) banyak terdapat didaerah pegunungan kapur
Silikat yaitu senyawa yang terdiri atas SI,O dan logam.

Ukuran Dan Bentuk Bumi
Bumi merupakan salah satu planet diantara 9 (Sembilan) planet yang telah diketemukan oleh manusia karena besarnya. Manusia tidak mungkin mengukur bumi (jari-jarinya, luasnya, isinya) secara langsung untuk itu metode yang tidak langsunglah yang dapat pergunakan. Kesulitan lainnya dalam pengukuran ini disebabkan bumi tidak berbuntuk bola atau bulat benar, tetapi lonjong dengan penempatan dikutup kutupnya, dengan kata lain lingkaran – lingkaran lintang benar-benar merupakan lingkaran. Lingkaran yang paling besar adalah lingkaran khatulistiwa atau ekuator, sedangkan makin dekat kekutup lingkaran – lingkaran tersebut makin kecil sehingga lingkaran lintang 90 0c kedua – duanya merupakan titik hasil pengukuran yang akurat oleh Hayford (1909) diperoleh data – data sebagai berikut :
1.Jari – jari ekuator ( a ) : 6. 378, 38 km ( 3. 963, 34 mil )
2.Jari –jari kutup ( b ) : 6. 356, 90 km ( 3. 949, 99 mil)
3.Eliptitas ( pemepatan ) : 1 / 297 = a – b / a
4.Keliling ekuator : 40. 974, 30 km ( 24. 901, 7 mil )
5.Keliling meridian : 40. 007, 19 km ( 24. 860 mil )
6.10 meridian dekat ekuator : 111. 0417 km ( 60 mil )
7.10 pada ekuator : 110. 5589 km ( 68, 7 mil )
8.10 meridian melalui kutup : 111. 6966 km ( 69, 407 mil )
9.Luas permukaan bumi : 510. 100. 500 km2 ( 196. 950. 000 mil )

2.5Perkembangan IPA dan TEKNOLOGI dalam Penyediaan Energi
Masalah pokok dunia dimasa mendatang adalah keterbasan sumber – sumber daya alam dan salah satu diantaranya adalah keterbatasan daya energi. Sumber daya energi yang paling tua mungkin diperoleh dari kayu bakar masih digunakan batu bara, minyak dan gas bumi, inipun makin lama juga makin menyusup jumlahnya, sedangkan sumber daya air untuk pengadaan tenaga hidrolistik juga tidak mencukupi untuk menyediakan energi mendukung penduduk yang jumlah kian meningkat.
Berkat kemajuan IPA dan TEKNOLOGI sekarang telah dapat diusahakan adanya sumber energi lain ( sumber alternatif ). Sumber daya energi alternatif tersebut adalah energi nuklir sebagai sinar yang dipancarkan oleh matahari, energi biotemal, energi angin, gelombang pasang surut, biogas yang memanfaatkan limbah organis.
Adanya banyak gunung di Indonesia ini memberikan kepada kita sumber geotemal yang cukup banyak. Walaupun demikian pemanfaatan energi geotemal memerlukan teknologi yang masih harus dikembangkan bila menhendaki ongkos yang lebih murah.
Energi matahari yang datang kebumi dalam keadaan sangat renggang sehingga perlu teknologi untuk pengumpulan dan karena adanya siang dan malam dan waktu – waktu dimana intensitas datangnya sinar matahari kebumi itu tidak tepat, maka diperlukan sistem untuk menyimpan energi matahari yang dipanen itu.juga teknologi pemanfaatan energi matahari pada saat ini belum memuaskan dan masih dicari terus dengan penelitian.




BAB III PENUTUP



3.1Kesimpulan
Berdasarkan uraian – uraian pada Bab – bab sebelumnya, maka penulis dapat menyimpulkan bahwa bumi merupakan suatu planet yang dihuni oleh seluruh mahluk hidup baik manusia, hewan maupun makluk yang lainnya.





3.2Saran
Penulis mengharapkan kepada yang membaca makalah ini agar bisa meresapi apa yang menjadi penjelasan yang ada didalam makalah ini, sehingga hasil yang diperoleh bisa bermanfaat.




DAFTAR PUSTAKA




Samatoa ,Usman. 2000. konsep dasar IPA dan Penerapannya.Gorontalo:
Abu,Ahmadi.Ilmu Alamiah Dasar.
Hasan,Zainal.1996.Pengantar Ilmu Sosial .Jakarta:DEPDIKBUD.

No comments:

Post a Comment