Friday, June 11, 2010

Saponin

Saponin
Saponin adalah suatu glikosida yang mungkin ada pada banyak macam tanaman. Saponin ada pada seluruh tanaman dengan konsentrasi tinggi pada bagian-bagian tertentu, dan dipengaruhi oleh varietas tanaman dan tahap pertumbuhan. Fungsi dalam tumbuh-tumbuhan tidak diketahui, mungkin sebagai bentuk penyimpanan karbohidrat, atau merupakan waste product dari metabolisme tumbuh-tumbuhan. Ke-mungkinan lain adalah sebagai pelindung terhadap serangan serangga. Sifat-sifat Saponin adalah: 1)Mempunyai rasa pahit 2)Dalam larutan air membentuk busa yang stabil 3)Menghemolisa eritrosit 4)Merupakan racun kuat untuk ikan dan amfibi 5)Membentuk persenyawaan dengan kolesterol dan hidrok-sisteroid lainnya 6)Sulit untuk dimurnikan dan diidentifikasi 7)Berat molekul relatif tinggi, dan analisis hanya menghasil-kan formula empiris yang mendekati.
Toksisitasnya mungkin karena dapat merendahkan tegangan permukaan (surface tension). Dengan hidrolisa lengkap akan dihasilkan sapogenin (aglikon) dan karbohidrat (hexose, pentose dan saccharic acid).Berdasarkan atas sifat kimiawinya, saponin dapat dibagi dalam dua kelompok: 1)Steroids dengan 27 C ? atom.2)Triterpenoids, dengan 30 C ? atom.
Macam-macam saponin berbeda sekali komposisi kimiawi-nya, yaitu berbeda pada aglikon (sapogenin) dan juga karbo-hidratnya, sehingga tumbuh-tumbuhan tertentu dapat mem-punyai macam-macam saponin yang berlainan, seperti: ?Quillage saponin : campuran dari 3 atau 4 saponin ?Alfalfa saponin : campuran dari paling sedikit 5 saponin ?Soy bean saponin : terdiri dari 5 fraksi yang berbeda dalam sapogenin, atau karbohidratnya,
atau dalam kedua-duanya. Kematian pada ikan, mungkin disebabkan oleh gangguan pernafasan. Ikan yang mati karena racun saponin, tidak toksik untuk manusia bila dimakan. Tidak toksiknya untuk manusia dapat diketahui dari minuman seperti bir yang busanya disebabkan oleh saponin.

Saponin
Sebagian besar saponin ditemukan pada biji-bijian dan tanaman makanan ternak seperti alfalfa, sunflower, soybean dan peanut. Saponin umumnya mempunyai karakteristik yaitu rasa pahit, sifat iritasi mucosal, sifat penyabunan, dan sifat hemolitik dan sifat membentuk komplek dengan asam empedu dan cholesterol. Saponin mempunyai efek menurunkan konsumsi ransum karena rasa pahit dan terjadinya iritasi pada oral mucosa dan saluran pencernaan. Pada anak ayam yang diberi 0,9 % triterpenoid saponin bisa menurunkan konsumsi ransum, menurunakn pertambahan berat badan, menurunkan kecernaan lemak, meningkatkan ekskresi cholesterol dan menurunkan absorpsi vitamin A dan D.
plavonoid
Membantu minda dalam mengingat dan menumpukan perhatian serta digunakan bagi merawat masalah kurang daya tumpuan.
·         Melancarkan keberkesanan Vitamin C di dalam rangkaian anti-oksida.
·         Mengawal nitrit oksida yang mana, dapat mengawal peredaran darah.
·         Menjaga kesihatan jantung dalam tiga cara iaitu mengelakkan pembekuan darah, mengawal pengoksidaan LDL (kolestrol tidak baik) dan mengurangkan tekanan darah tinggi.
·         Meningkatkan fungsi seksual bagi kaum lelaki
·         Mengurangkan bengkak dan menambah fungsi imunisasi.

No comments:

Post a Comment